Sejarah komik Jepang seutuhnya berawal pada zaman
Edo, ketika istilah manga (komik Jepang) pertama kali digunakan oleh pelukis
Ukiyo-e (grafis pahatan kayu) yang terkenal yaitu Hokusai Katsushika. Ia memproduksi sebuah
serial buku bergambar yang diterbitkan dalam 15 jilid antara tahun 1814 dan
1878. Manga ini berisi lebih dari 4000 ilustrasi. Cara Hokusai menggambarkan
gerakan badan manusia, dan pengamatan ilmiahnya tentang gerakan otot benar-
benar terlihat alami dan nyata, sepertti dalam komik Suzume Odori-zu (Dancing
Sparrow, Burung Pipit Sedang Menari, Jilid 3). Yari No Keiko-zu (Spear Throwing
Practice, Latihan Melempar, Jilid 6), dan juga Bureiko-zu (Informal Party,
Pesta Tidak Resmi, Jilid 8).

Karena pada mulanya komik di Jepang adalah peniruan
dari film animasi dari Walt Disney maka saat itu para penggemar komik Jepang
adalah anak-anak. Namun pada tahun 1959 mulai diterbitkan dua majalah mingguan
untuk anak laki-laki yaitu Shonen Magazine dan Shonen Sunday.
Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai
tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses
dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's
Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat
diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal
dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece ini
dia 3 besar top manga akhir2 ini

Selain itu, Manga di Jepang di buat berdasarkan pembaca, seperti:
* Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo
— untuk anak-anak.
* Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (atau redikomi) — wanita.
* Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen — pria.
* Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo — remaja perempuan.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen — remaja lelaki.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan dan Shueisha
* Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (atau redikomi) — wanita.
* Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen — pria.
* Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo — remaja perempuan.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen — remaja lelaki.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan dan Shueisha
Shueisha
Sumber:
http://duniagrafiskita.blogspot.com/2012/03/sejarah-manga-komik-jepang.html
http://duniagrafiskita.blogspot.com/2012/03/sejarah-manga-komik-jepang.html
http://www.e-jurnal.com/2013/04/sejarah-manga.html
No comments:
Post a Comment