Pada awalnya, boneka washi berbentuk dua dimensi sederhana. Seiring perkembangan, boneka tersebut semakin bercita rasa seni dan memiliki bentuk tiga dimensi. Karakter yang sering ditampilkan diambil dari tokoh-tokoh Kabuki dan seni cetak Jepang Ukiyo-e. Seperti aktor Kabuki, boneka washi berwajah putih dan tidak bertekstur. Ukuran boneka bervariasi, antara 10-15 cm. Kini, keterampilan membuat boneka washi juga semakin diminati di Indonesia, terbukti dengan banyaknya penyelenggaraan workshop di kota-kota besar.
Pengalaman saya dalam mengikuti kelas membuat boneka ini khusus nya yang 3D lumayan susah. Karena pekerjaan ini sangat membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang cukup. Tetapi bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah didapat seperti lem, kertas kado/kertas washi, kertas kref warna hitam, tisu serta karton.
Sumber:
http://saudaratua.wordpress.com/2009/07/27/washi-ningyo-dari-indonesia/
http://wanitawirausaha.femina.co.id/WebForm/contentDetail.aspx?MC=001&SMC=006&AR=20
http://twentythreetwentyeight.wordpress.
Buku:

No comments:
Post a Comment