Wednesday, June 26, 2013

Kimono dan yukata


Kimono dan yukata adalah pakaian tradisional Jepang.  Kimono yang terbuat dari sutra dan biasanya sangat mahal. Saat ini mereka dikenakan pada acara-acara formal atau tradisional seperti pemakaman, pernikahan atau upacara minum teh. Untuk memakai kimono membutuhkan beberapa latihan. Terutama mengikat sabuk (obi). Alas kaki sewaktu mengenakan kimono adalah zōri atau geta.

Dalam keseharian nya pakaian ini sangat jarang digunakan. Alasannya adalah selain karena dianggap tidak praktis juga karena harganya mahal. Selembar kimono yang paling sederhana harganya bisa mencapai belasan juta per potong apalagi jika ditambah dengan desain yang khusus.

Kimono dapat dipakai laki-laki maupun perempuan. Beberapa jenis kimono:
1.       Kimono Kurotomesode yaitu kimono yang paling formal untuk digunakan menghadiri resepsi pernikahan dan acara resmi lainnya. Ciri khasnya ada motif lambang keluarga yang terletak pada tiga sisi punggung, dada bagian atas kanan kiri dan bagian belakang lengan.


2.       Kimono Homongi adalah kimono yang digunakan oleh wanita yang sudah menikah. Digunakan untuk menghadiri resepsi pernikahan, tahun baru atau upacara minum teh


3.       Kimono Furisode adalah kimono yang dikenakan oleh wanita muda yang belum menikah. Cirinya adalah bagian lengan yang menjuntai ke bawah. Digunakan untuk menghadiri upacara seijin shiki , resepsi pernikahan teman atau upacara wisuda


4.       Kimono Iromuji adalah kimono semiformal, tetapi bisa dijadikan formal bila memiliki lambang keluarga. Dapat digunakan pada acara pernikahan jika jumlah lambang keluarga ada lima. Tetapi jika hanya satu , pakaian ini dapat digunakan saat acara minum teh

Yukata adalah jenis kimono yang dibuat dari bahan kain katun tipis tanpa pelapis. Dibuat dari kain yang mudah melewati angin agar badan menjadi sejuk di sore hari. Yukata dibuat dengan jahitan lengan lurus dan melebar. Seperti kimono, yukata menggunakan warna-warna cerah dan pola-pola yang berani. Anak-anak menggunakan yukata yang warna-warni, perempuan menggunkan yang motifnya bunga dan wanita yang lebih tua menggunakan yukata biru tua dengan pola geometris
  
 Pengalaman saya selama mengikuti kelas kimono dan yukata ini membuat wawasan saya bertambah. Saya jadi tahu bagaimana sulit nya mengikat obi saat memakai kimono dan juga kenapa yukata saat ini lebih dipilih oleh masyarakat Jepang dibadingkan kimono. 

Sumber:

Buku:
Kimono: Fashioning Culture
Vanishing Japan: Traditions, Crafts & Culture

漫画 (manga)



Sejarah komik Jepang seutuhnya berawal pada zaman Edo, ketika istilah manga (komik Jepang) pertama kali digunakan oleh pelukis Ukiyo-e (grafis pahatan kayu) yang terkenal yaitu  Hokusai Katsushika. Ia memproduksi sebuah serial buku bergambar yang diterbitkan dalam 15 jilid antara tahun 1814 dan 1878. Manga ini berisi lebih dari 4000 ilustrasi. Cara Hokusai menggambarkan gerakan badan manusia, dan pengamatan ilmiahnya tentang gerakan otot benar- benar terlihat alami dan nyata, sepertti dalam komik Suzume Odori-zu (Dancing Sparrow, Burung Pipit Sedang Menari, Jilid 3). Yari No Keiko-zu (Spear Throwing Practice, Latihan Melempar, Jilid 6), dan juga Bureiko-zu (Informal Party, Pesta Tidak Resmi, Jilid 8).
 
Karena pada mulanya komik di Jepang adalah peniruan dari film animasi dari Walt Disney maka saat itu para penggemar komik Jepang adalah anak-anak. Namun pada tahun 1959 mulai diterbitkan dua majalah mingguan untuk anak laki-laki yaitu Shonen Magazine dan Shonen Sunday.

 

Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece ini dia 3 besar top manga akhir2 ini


Selain itu, Manga di Jepang di buat berdasarkan pembaca, seperti:
* Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo — untuk anak-anak.
* Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (atau redikomi) — wanita.
* Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen — pria.
* Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo — remaja perempuan.
* Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen — remaja lelaki.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan  dan Shueisha 
Shueisha
Shogakukan inc.

Sumber:
http://duniagrafiskita.blogspot.com/2012/03/sejarah-manga-komik-jepang.html 
http://www.e-jurnal.com/2013/04/sejarah-manga.html

Washi Ningyo



Washi ningyo, atau sering disebut boneka washi, adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari kertas washi. Boneka washi sudah menjadi bagian dari tradisi Jepang selama lebih dari tiga abad.

Pada awalnya, boneka washi berbentuk dua dimensi sederhana. Seiring perkembangan, boneka tersebut semakin bercita rasa seni dan memiliki bentuk tiga dimensi. Karakter yang sering ditampilkan diambil dari tokoh-tokoh Kabuki dan seni cetak Jepang Ukiyo-e. Seperti aktor Kabuki, boneka washi berwajah putih dan tidak bertekstur. Ukuran boneka bervariasi, antara 10-15 cm. Kini, keterampilan membuat boneka washi juga semakin diminati di Indonesia, terbukti dengan banyaknya penyelenggaraan workshop di kota-kota besar.

Washi Paper


Pengalaman saya dalam mengikuti kelas membuat boneka ini khusus nya yang 3D lumayan susah. Karena pekerjaan ini sangat membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang cukup. Tetapi bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah didapat seperti lem, kertas kado/kertas washi, kertas kref warna hitam, tisu serta karton.

Sumber:
 http://saudaratua.wordpress.com/2009/07/27/washi-ningyo-dari-indonesia/
http://wanitawirausaha.femina.co.id/WebForm/contentDetail.aspx?MC=001&SMC=006&AR=20
http://twentythreetwentyeight.wordpress.

Buku:

Asyiknya Membuat Boneka Ketas Gaya Mancanegara 



Sunday, June 23, 2013

Jenis jenis sushi

kalian pasti tidak asing dengan makanan satu ini. Sushi (鮨, 鮓, atau biasanya すし, 寿司) adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Berikut jenis jenis sushi:

1. Nigirizushi

Nigirizushi adalah makanan laut segar (pada umumnya mentah) yang
diletakkan di atas nasi yang dibentuk dengan menaruh nasi di telapak tangan
yang satu dan membentuknya dengan jari-jari tangan yang lain. Lauk yang
diletakkan di atas sushi juga bisa dalam keadaan matang seperti tamagoyaki
atau belut (unagi)yang sudah dipanggang.

2. Makizushi


Makizushi adalah sushi berupa gulungan nasi berisi potongan mentimun,
tamagoyaki, dan neta lain yang dibungkus lembaran nori. Nasi digulung dengan bantuan sudare (anyaman bambu berbentuk persegi panjang).
Makizushi dibagi menjadi:
  •   Hosomaki: gulungan berdiameter minimum 3 cm hanya berisi satu jenis neta (misalnya mentimun atau tuna).
  •   Futomaki: gulungan berdiameter di atas 5 cm berisi berbagai macam neta.
  •  Temakizushi: nasi digulung sendiri dengan nori sebelum dimakan, neta juga dipilih sendiri dari piring.


3. Chirashizushi

Chirashizushi adalah nasi sushi yang dimakan bersama neta berupa
makanan laut dan sayur-sayuran yang dipotong kecil-kecil. Nasi sushi tidak dibentuk melainkan diisikan kedalam wadah dari kayu, piring atau mangkuk. Chirashizushi merupakan salah satu masakan rumah yang populer di Jepang untuk memperingati hari-hari istimewa seperti ulang tahun anak-anak dan perayaan Hina Matsuri.

4. Oshizushi

Oshizushi adalah nasi yang disusun bersama neta yang dipres untuk
sementara waktu dengan maksud memadatkan nasi agar nasi sushi yang
dihasilkan berbentuk persegi panjang yang lalu dipotong-potong agar mudah
dinikmati. Sushi ini merupakan makanan khas dari daerah Kansai.




5. Narezushi

Narezushi adalah ikan yang dilumuri garam dan nasi, lalu dibiarkan hingga terfermentasi. Funazushi dari prefektur Shiga dan Hatahatazushi dari prefektur Akita adalah dua contoh dari zushi jenis ini.
6. Inarizushi

Inarizushi adalah sushi yang tersembunyi dalam kantung tahu (aburage). Sebelum diisi nasi, kulit tahu ini telah diproses terlebih dahulu sehingga rasa dari sushi ini agak manis.